Wisatawan Membludak, UMKM Masih Lesu Pemkab Mabar Minta Solusi dari HPI

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 21:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Publikata.com, Labuan Bajo – Bupati Manggarai Barat (Mabar) Edistasius Endi mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat sangat membutuhkan masukan atau pemikiran yang cerdas yang dituangkan dalam rekomendasi sebagai bahan masukan untuk Pemerintah dalam rangka membuat kebijakan yang tepat dalam pembangunan pariwisasta di Kabupaten Manggarai Barat.

“Kami membutuhkan rekomendasi yang tidak semata-mata sebuah surat cinta tetapi memberikan dampak untuk ditindaklanjuti yang kesemuanya bertujuan untuk megayomi serta memberikan kepastian baik bagi para pengurus, pelaku usaha maupun para wisatawan yang akan datang ditempat kita”, ujar Bupati Edi di Muscab DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Mabar ke IV di Gedung Balai Latihan Kerja Pemda Manggarai Barat, Rabu (30/04).

Menurut Bupati Edi, Pemerintah sangat membutuhkan masukan, karena itu Muscab ini tidak sekedar seremonial untuk menentukan Ketua dan pengurusnya saja akan tetapi lebih dari itu muscab harus melahirkan pemikiran yang konstruktif untuk membangun pariwisata Manggarai Barat yang maju.

“Yang sedang kami tunggu itu bukan siapa ketuanya tetapi alunan nada dari segenap pengurus dan anggotanya merdu adanya. Oleh karena itu kami berharap bahwa moment muscab ini tidak semata-mata sekedar seremonial  untuk menentukan siapa ketua siapa sekertaris dan siapa bendahara, kita jadikan muscab ini sebagai forum yang bisa melahirkan pikiran-pikiran yang cerdas untuk mensejahterakan rakyat yang ada di Kabupaten ini”, ucapnya.

Dalam kesempatan ini juga bupati Edi juga menyoroti jumlah wisatawan yang meningkat namun tidak linear dengan tingkat hunian hotel, tingkat kunjungan kerestoran dan kunjungan ke sentra UMKM. Menurutnya hal ini harus menjadi perhatian bersama.

“Momen muscab ini melahirkan rekomendasi-rekomendasi agar kunjungan yang banyak itu berbanding lurus dengan tingkat hunian di hotel, restoran dan warung-warung UMKM itu setidak-tidaknya diangka 75 %  kalau tidak mencapai berarti ada yang salah”, ungkapnya.

Bupati Edi juga berharap agar HPI menjadi organisasi yang professional, menjadi garda terdepan dalam promosi pariwisata serta bisa besinergi dengan pemerintah dalam menentukan arah pariwisata Manggarai Barat.

“Pesan pemerintah dan juga rakyat di Manggarai Barat ini, jadikan HPI ini sebagai organisasi yang profesional. Untuk itu saya berharap kita saling mengisi apa yang menjadi kekuarangan kita masing-masing. Kita jangan terlena untuk memojokan satu sama lain, tetapi mari kita berbenah apa yang menjadi tujuan dan target dari kita semua, tentu kita mempunyai muara yang sama dan satu agar rakyat di Kabupaten ini, rakyat di Provinsi dan rakyat di Negeri ini sejahtera”, ungkapnya penuh harap.

Bupati Edi juga mengapresiasi atas pencapaian yang telah dilakukan oleh HPI Manggarai Barat. Disampaikannya bahwa kemajuan pariwisata Manggarai Barat saat ini tidak terlepas dari kontribusi yang diberikan oleh HPI Manggarai Barat.

“Kalu hari ini pariwisata Labuan Bajo telah mendunia, ini karena kerja keras, kerja cerdas dan kerja kolaborasi dari bapak/ibu sekalian”, ungkapnya.

DPD HPI Provinsi NTT Itho Pance berharap agar HPI tetap dalam pengawsan Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat mengingat tugas HPI adalah membantu Pemerintah dalam mengembangkan kepariwisataan.

Dirinya berharap agar HPI dalam menjalan tugas ada perlindungan dari sisi regulasi sehingga anggota HPI dapat secara maksimal bekerja memajukan pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat.

“Berbagai bentuk kegiatan dan aktivitas kami di lapangan sangat mengharapkan semua ini dibawah naungan dan dibawah kendali Pemerintah. Untuk saat ini Bapak bupati yang urgen bagi kami adalah Perbup, mungkin Perda sangat membutuhkan waktu tapi yang kami butuhkan saat ini adalah peraturan Bupati untuk melindungi para tour guide yang ada di Kabupaten Manggarai Barat”, ucap Itho Pance penuh harap.

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Penulis : Alex

Editor : Jupir

Berita Terkait

Praktek ‘Kumpul Kebo’ Marak di Indonesia Timur Yang Mayoritas Non Muslim
Siswa Alami Mual dan Muntah, Sekolah di Kuwus-Mabar Tolak MBG Hari Ini
Cerita PGWI DPW Labuan Bajo Menyusuri Geowisata Taman Indah Mangrove Teluk Terang
Konflik Tanah Menjerite Berkepanjangan, Ketua FP2K NTT Desak Kapolres Mabar Jadikan Itu Agenda Prioritas
Polres Mabar Tetapkan Dua Keponakan Jadi Tersangka Pembunuhan Paman
Wabup Matim Apresiasi Seluruh Pihak yang Membantu Penanganan Longsor
Tim SAR Temukan Korban Terakhir Bencana Longsor di Desa Goreng Meni-Matim
KSOP Labuan Bajo Tutup Sementara Pelayaran Wisata 27-29 Januari 2026

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 13:50 WITA

Praktek ‘Kumpul Kebo’ Marak di Indonesia Timur Yang Mayoritas Non Muslim

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:37 WITA

Siswa Alami Mual dan Muntah, Sekolah di Kuwus-Mabar Tolak MBG Hari Ini

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:21 WITA

Konflik Tanah Menjerite Berkepanjangan, Ketua FP2K NTT Desak Kapolres Mabar Jadikan Itu Agenda Prioritas

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:49 WITA

Polres Mabar Tetapkan Dua Keponakan Jadi Tersangka Pembunuhan Paman

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:25 WITA

Wabup Matim Apresiasi Seluruh Pihak yang Membantu Penanganan Longsor

Berita Terbaru

Nasional

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN

Senin, 9 Feb 2026 - 18:11 WITA