Wartawan Firman Jaya Babak Belur Dihajar, Begini Penjelasan Andre Kornasen

- Jurnalis

Selasa, 1 April 2025 - 05:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Publikata.com, Manggarai Timur- Firman Jaya, seorang wartawan media online di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) babak belur usai dihajar oleh Andre Kornasen yang juga merupakan seorang wartawan di Daerah itu, pada Senin, (31/3) malam di kediaman Firman, Watu Ipu, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong.

Firman Jaya mengalami pendarahan hebat pada mata kanan dan luka lebam sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit setempat.

Peristiwa yang melibatkan sesama wartawan ini diduga kuat karena penggunaan akun Facebook (FB) palsu. Yang mana, menurut Andre Kornasen, Firman Jaya adalah orang dibalik akun Facebook “Rugha Boto” yang menghina dirinya dan keluarga.

Ficki, saksi mata dari pihak Firman Jaya mengatakan, ada 6 orang yang datang menyerang dan menganiaya Firman. Menurutnya, ada 6 orang masuk lewat jendela kamar tamu untuk mencari Firman.

Ficki juga menyebutkan, Andre Kornasen tidak datang sendiri, ia membawa keluarganya yaitu bapak dan adeknya.

“Mereka masuk lewat jendela kamar tamu karena pintu sudah terkunci. Firman yang kepanikan akhirnya keluar lewat jendela Kamar. Saat itu, Andre Kornasen bersama bapak dan adiknya langsung menangkap dan menganiaya Firman hingga mata kanannya mengalami pendarahan hebat,” ujar Ficki, berdasarkan iformasi yang diterima.

Sementara itu, Firman Jaya menjelaskan, ia dianiaya menggunakan batu lalu dibanting ke tanah.

“Ada tiga orang yang menganiaya saya sampe begini. Andre Kornasen, Bapaknya Andre Kornasen dan Adeknya,” ungkap Firman.

Berbeda dengan ungkapan saksi Ficki dan Firman Jaya. Andre Kornasen menceritakan, ia berangkat menuju kos Firman Jaya ditemani oleh 2 orang yaitu, Adeknya dan teman dari adeknya.

“Saya tidak tahu saksi itu yang mana, tetapi di situ tadi satu kampung bisa jadi saksi. Jadi saya mau tanya saksi itu nanti, kamu tahu bapa saya itu yang mana karena dia sebut bapa saya tadi”, kata Andre, Selasa (1/4) dini hari.

Menurut Andre, ia menghampiri Firman ke kos bukan tanpa alasan. Ia datang untuk meminta penjelasan kepada Firman terkait postingan Firman di akun Facebook “Rugha Boto” yang menurutnya akun dan postingan itu bersumber dari Firman.

Saat sampai di kos Firman, Andre mengetuk pintu kos dan memanggil nama Firman berulang kali. Kata Andre, Firman sempat melihat dari kain jendela kos, namun enggan untuk membuka pintu.

“Kenapa saya bertindak sejauh ini di malam ini tadi, awalnya saya ingin hampiri dia baik-baik, kenapa saya bawa adek saya, karena ini soal keluarga, adek saya tidak punya motor, jadi dia bawa dengan temannya untuk sama-sama kesana dengan saya”,

“Sampai disana, kami ketok pintu kosnya baik-baik, warga satu kampung bisa jadi saksi. Tetapi, ketika saya panggil Firman-Firman dia hanya buka kain jendela kamar hanya mengintip”,

“Ketuk lagi, Firman buka dulu kah, tetapi tidak buka. Ketika saya ketuk yang ketiga tiba-tiba dia buka jendela dan lompat keluar dan mau lari, saya tangkap dia dan dia teriak tolong-tolong dan sempat terjadi adu fisik saya dengan dia karena dia berusaha lari dan saya berusaha tahan dia”, kata Andre.

Lebih Lanjut, saat ia dan Firman terlibat adu fisik, adek dari Andre ikut membantunya menghajar Firman sehingga Firman mengalami luka yang cukup parah pada area mata.

Dugaan Andre terhadap Firman terkait kepemilikan akun “Rugha Boto” pun semakin kuat, lantaran menurutnya, saat itu Firman menuturkan kalau dia bukan pemilik akun tersebut.

Andre juga menyesali sikap Firman yang tidak memperkenankan dirinya untuk masuk kedalam kos untuk membicarakan hal ini secara baik-baik.

“Nah ketika dia lawan saya, adek saya masuk berkelahilah sudah disitu sampai dia punya mata memar itu. Disaat dia teriak tolong dia juga teriak bukan saya yang punya akun facebook fake itu”

“Pertanyaan lanjutanya, siapa yang tanya kamu tentang itu facebook, toh masuk dalam kos kamu saja kamu belum izinkan karena kamu lompat ikut jendela”

“Saya sempat tanya, kenapa kamu omong akun facebook sementara kamu belum tahu tujuan kami datang ke kos kamu. Saya anggap itu jadi sebuah pengakuan. Kalau dia sebagai teman yang baik, karena saya wartawan dia wartawan kalau dia liat saya datang ya om Andre mari masuk le.

Ketika dia merasa tidak ada masalah tentu dia akan persilahkan saya masuk baik-baik. Tetapi karena dia tahu dia ada masalah dengan saya dia lompat ikut jendela”, ujarnya.

Andre menekankan, tindakan yang ia lakukan merupakan bentuk protes atas postingan yang membuat ia dan keluarganya merasa dirugikan atas postingan akun yang diduga milik Firman Jaya.

“Terus kenapa saya bertindak dibatas wajar, karena ini menyangkut nama baik saya dan keluarga saya. Karena penyerangan itu mencaci maki anak saya yang tidak ada salah, mencaci maki istri saya dan keluarga”, ujar Andre.

Diketahui Kasus ini sudah dilaporkan di Kepolisian Resort Manggarai Timur atas dugaan tindak pidana Penganiayaan dan pengeroyokan. Laporan diterima dengan nomor LP/B/65/III/2025/SPKT POLRES MATIM.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Penulis : Hatol

Editor : Jupir

Berita Terkait

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN
Siswa Alami Mual dan Muntah, Sekolah di Kuwus-Mabar Tolak MBG Hari Ini
Cerita PGWI DPW Labuan Bajo Menyusuri Geowisata Taman Indah Mangrove Teluk Terang
Konflik Tanah Menjerite Berkepanjangan, Ketua FP2K NTT Desak Kapolres Mabar Jadikan Itu Agenda Prioritas
Polres Mabar Tetapkan Dua Keponakan Jadi Tersangka Pembunuhan Paman
Wabup Matim Apresiasi Seluruh Pihak yang Membantu Penanganan Longsor
Tim SAR Temukan Korban Terakhir Bencana Longsor di Desa Goreng Meni-Matim
DPR RI Buat Keputusan Mendadak, Orang Manggarai ‘Gagal’ Jadi Hakim MK

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:11 WITA

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:37 WITA

Siswa Alami Mual dan Muntah, Sekolah di Kuwus-Mabar Tolak MBG Hari Ini

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:21 WITA

Konflik Tanah Menjerite Berkepanjangan, Ketua FP2K NTT Desak Kapolres Mabar Jadikan Itu Agenda Prioritas

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:49 WITA

Polres Mabar Tetapkan Dua Keponakan Jadi Tersangka Pembunuhan Paman

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:25 WITA

Wabup Matim Apresiasi Seluruh Pihak yang Membantu Penanganan Longsor

Berita Terbaru

Nasional

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN

Senin, 9 Feb 2026 - 18:11 WITA