Tim SAR Pos Labuan Bajo Gunakan Alat Pendeteksi Bawah Air Aqua Eye di Tiwu Pai

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 12:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Publikata.com, Manggarai – Upaya pencarian siswa SMPK Fransiskus Xaverius Ruteng yang tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai, Desa Toe, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan pada, Senin (12/26).

Namun, proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, terutama cuaca buruk dan hujan lebat yang terus mengguyur lokasi kejadian.

Pos SAR Labuan Bajo, Manggarai Barat yang menerima laporan kejadian langsung menerjunkan empat personel, terdiri dari dua penyelam dan dua rescuer, untuk memperkuat upaya pencarian.

Dalam operasi ini, Tim SAR Pos Labuan Bajo membawa sejumlah peralatan khusus, di antaranya dua set alat selam, alat aqua eye, serta peralatan mountaineering.

Aqua Eye merupakan alat pendeteksi bawah air berbasis sonar yang berfungsi untuk memindai keberadaan objek atau tubuh manusia di dalam air, termasuk di area yang keruh dan minim jarak pandang. Alat ini bekerja dengan menangkap pantulan gelombang suara, sehingga sangat membantu pencarian korban tenggelam tanpa harus melakukan penyelaman secara terus-menerus.

Selain Aqua Eye, alat selam digunakan untuk penyelaman langsung di titik-titik yang dicurigai, sementara peralatan mountaineering dimanfaatkan untuk menjangkau area tebing, alur sungai, serta medan terjal di sekitar air terjun yang sulit diakses.

Proses pencarian hingga kini masih terkendala intensitas hujan yang cukup tinggi, debit air yang meningkat, serta arus yang deras di kawasan Air Terjun Tiwu Pai. Kondisi tersebut membuat jarak pandang di dalam air sangat terbatas dan meningkatkan risiko bagi tim pencari.

Tim SAR gabungan menyatakan pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengedepankan faktor keselamatan personel, sambil menunggu kondisi cuaca dan debit air memungkinkan pencarian dilakukan secara maksimal.

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Penulis : Gecio Viana

Editor : Jupir

Berita Terkait

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN
Siswa Alami Mual dan Muntah, Sekolah di Kuwus-Mabar Tolak MBG Hari Ini
Cerita PGWI DPW Labuan Bajo Menyusuri Geowisata Taman Indah Mangrove Teluk Terang
Konflik Tanah Menjerite Berkepanjangan, Ketua FP2K NTT Desak Kapolres Mabar Jadikan Itu Agenda Prioritas
Polres Mabar Tetapkan Dua Keponakan Jadi Tersangka Pembunuhan Paman
Wabup Matim Apresiasi Seluruh Pihak yang Membantu Penanganan Longsor
Tim SAR Temukan Korban Terakhir Bencana Longsor di Desa Goreng Meni-Matim
DPR RI Buat Keputusan Mendadak, Orang Manggarai ‘Gagal’ Jadi Hakim MK

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:11 WITA

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:37 WITA

Siswa Alami Mual dan Muntah, Sekolah di Kuwus-Mabar Tolak MBG Hari Ini

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:21 WITA

Konflik Tanah Menjerite Berkepanjangan, Ketua FP2K NTT Desak Kapolres Mabar Jadikan Itu Agenda Prioritas

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:49 WITA

Polres Mabar Tetapkan Dua Keponakan Jadi Tersangka Pembunuhan Paman

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:25 WITA

Wabup Matim Apresiasi Seluruh Pihak yang Membantu Penanganan Longsor

Berita Terbaru

Nasional

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN

Senin, 9 Feb 2026 - 18:11 WITA