Publikata| Labuan Bajo : Tim SAR gabungan hingga pencarian hari kedelapan pada Jumat (2/12/2026), belum menemukan keberadaan tiga orang warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Hasil operasi SAR hari kedelapan nihil,” kata Kepala Kantor Basarnas Maumere Fathur Rahman di Labuan Bajo, Jumat.
Setelah pencarian selama tujuh hari sejak 26 Desember 2025 hingga 1 Januari 2025 tidak membuahkan hasil Tim SAR gabungan selanjutnya melakukan penambahan operasi SAR selama tiga hari terhitung pada 2-4 Januari 2026.
Pada pencarian hari kedelapan Tim SAR gabungan melaksanakan penyisiran di pulau-pulau terdekat dari Pulau Padar, pelaksanaan penyelaman, dan penggunaan peralatan pencarian menggunakan Disnav dan Hidronav oleh Ditpolairud Polda NTT.
“Tim SAR juga mengerahkan drone thermal,” ujarnya.
Adapun luas penyisiran Tim SAR gabungan diantaranya penyisiran di atas permukaan laut dgn menggunakan KN Puntadewa 250 dengan luas area pencarian hingga 15,4 nautical mile.
Penyisiran di atas permukaan laut dgn menggunakan Sea Raider KSOP Labuan Bajo dengan luas area pencarian hingga 12,6 nautical mile.
Selanjutnya, penyisiran di atas permukaan laut dengan menggunakan Sea Raider Lanal Labuan Bajo dengan luas area pencarian hingga 11 nautical mile.
“Tim SAR juga melakukan penyisiran di atas permukaan laut dengan menggunakan RIP 500 PK POS SAR Labuan Bajo dengan luas area pencarian hingga 7,5 nautical mile,” katanya.
Penyisiran selanjutnya dilakukan di atas permukaan laut dengan menggunakan HIDRONAV dengan luas area pencarian hingga 4,50 nautical mile dan permukaan laut dengan menggunakan Sea Raider Polairud Labuan Bajo dengan luas area pencarian hingga 5,55 nautical mile.
Sebelumnya, sebanyak enam wisatawan berkewarganegaraan Spanyol menjadi korban insiden kapal tenggelam di perairan Pulau Padar. Korban diketahui merupakan pelatih Tim B sepak bola wanita Valencia, Martin Carreras Fernando bersama istri dan empat anaknya.
Hingga pencarian hari kedelapan, Martin Carreras Fernando dan dua anaknya belum ditemukan. Satu korban anak berjenis kelamin perempuan meninggal ditemukan pada Senin (29/12/2025), sementara istri dan seorang anak Martin Carreras Fernando dinyatakan selamat bersama empat orang anak buah kapal (ABK) termasuk nakhoda kapal dan seorang pemandu wisata.
Penulis : Gecio Viana
Editor : Hatol






