Terekam! Kapal Wisata di Labuan Bajo Diduga Cemari Laut

- Jurnalis

Sabtu, 5 April 2025 - 23:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Publikata.com, Labuan Bajo – Sebuah kapal wisata di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga membuang limbah cair ke laut.

Peristiwa ini terekam dalam video dan foto yang diterima Publikata.com. Dalam rekaman vidio itu, tampak cairan mengapung di permukaan laut, diduga menyerupai tumpahan BBM.

Belum diketahui pasti jenis cairan tersebut. Namun dalam video, terdengar suara seorang perempuan yang memprotes tindakan kru kapal.

“Pak Kapten mana ya? Ini kok kapal buang minyak? Itu minyaknya banyak sekali keluar,” ucap perempuan tersebut dalam video.

Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, cairan yang dibuang diduga merupakan grey water atau air got dari aktivitas dapur dan cucian kapal.

“Ya karena kalau dilihat dari laporan masyarakat ada bukti awal menyerupai air got (grey water) yang bisa berasal dari air cucian atau dapur, Yang sebenarnya bisa dibuang dalam jarak tertentu dari daratan dan posisi kapal berjalan (en route). jelas Stephanus, Sabtu (5/4).

Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan jenis cairan yang dibuang. Pemeriksaan akan dilakukan setelah kapal kembali dari perjalanan.

“Sementara baru dugaan awal. Nanti akan diperiksa detailnya, pastinya nanti setelah Nahkoda diperiksa setelah kapal kembali ke Bajo dari trip”, tegasnya.

Identitas kapal masih ditelusuri. Saat dikonfirmasi, Stephanus belum memberikan informasi terkait nama kapal tersebut.

 

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Penulis : Alex

Editor : Jupir

Berita Terkait

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN
Siswa Alami Mual dan Muntah, Sekolah di Kuwus-Mabar Tolak MBG Hari Ini
Cerita PGWI DPW Labuan Bajo Menyusuri Geowisata Taman Indah Mangrove Teluk Terang
Konflik Tanah Menjerite Berkepanjangan, Ketua FP2K NTT Desak Kapolres Mabar Jadikan Itu Agenda Prioritas
Polres Mabar Tetapkan Dua Keponakan Jadi Tersangka Pembunuhan Paman
Wabup Matim Apresiasi Seluruh Pihak yang Membantu Penanganan Longsor
Tim SAR Temukan Korban Terakhir Bencana Longsor di Desa Goreng Meni-Matim
DPR RI Buat Keputusan Mendadak, Orang Manggarai ‘Gagal’ Jadi Hakim MK

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:11 WITA

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:37 WITA

Siswa Alami Mual dan Muntah, Sekolah di Kuwus-Mabar Tolak MBG Hari Ini

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:21 WITA

Konflik Tanah Menjerite Berkepanjangan, Ketua FP2K NTT Desak Kapolres Mabar Jadikan Itu Agenda Prioritas

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:49 WITA

Polres Mabar Tetapkan Dua Keponakan Jadi Tersangka Pembunuhan Paman

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:25 WITA

Wabup Matim Apresiasi Seluruh Pihak yang Membantu Penanganan Longsor

Berita Terbaru

Nasional

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN

Senin, 9 Feb 2026 - 18:11 WITA