Agustus 21, 2019
publikata.com
EDUKASI POLITIK

Separuh Aku Pergi

Separuh Aku Pergi

Kalau kita masih ingat… Satu bulan yang lalu, tepatnya 29 hari yang lalu yaitu 14 Juni 2019, di Bali Jokowi memberi tanggapan atas pertanyaan Kepo wartawan tentang Kapan akan bertemu Prabowo. Beliau menjawab kira2 begini, “ya… nanti kita akan bertemu, bertemu itukan bisa dimana saja, ga harus di istana, bisa di kampus, bisa di rumah beliau , bisa di MRT, yaa… bisa dimana saja”. Padahal sidang MK saja belum diputus.

Pada 13 Juli 2019, Pertemuan itu pun terjadi. Dimana?

Yess Tepat..!! Di stasiun MRT Lebak bulus dilanjut sampai destinasi akhir stasiun senayan dan makan bersama di sebuah restauran.

Faktanya adalah… Ketika sidang MK belum diputus, bahwa diduga terjadi komunikasi antara jokowi dan Prabowo entah by Phone atau melalui orang suruhan Jokowi yaitu Pa BG untuk membicarakan pertemuan ditempat yang dipilih yaitu Stasiun MRT. Paling tidak itu telah diberitakan di stasiun tv nasional.

Dimana telah dibantah berkali-kali oleh para Jubir BPN bahwa tidak ada pertemuan antara Jokowi dan Prabowo dan tidak mengetahui adanya komunikasi dengan BG. Keren kan?…

Apa iya Para Ring1 ngga tau ada komunikasi politik antara Prabowo dan BG ? ya seyogyanya taulah…

Kenapa nggak langsung aja bilang iyaaa. Ada komunikasi itu…? Tentu tidak…karena suasana di bawah masih sangat panas menjelang putusan MK, akan ada aksi kawal sidang MK yaitu mulai dari 24-27 Juni 2019.

Sebenarnya beberapa dari kami pun tau itu, yaa gimana ya.. ga semua yang kalian simpan itu tutupnya ngeklep... melempem kan? Itu tandanya angin bisa masuk.
tapi taunya kami tetap pada penguatan harapan bahwa akan diurungkan niat untuk bertemunya kedua pentolan ini.

Apapun alasanya… Komunikasi membicarakan pertemuan rekonsiliasi sebelum putusan MK memanglah kejam, seolah kedua pihak udah tau apa hasil keputusan MK. Dan kalian betul-betul mempermainkan Para Pendukung 02, rakyat yang mendukung tegaknya demokrasi yang jujur dan adil, para relawan militan yang didominasi emak2 yang setia, para Ulama dan Tokoh-tokoh bangsa yang melakukan aksi berhari-hari dengan pengharapan adanya keadilan di negara ini.

Memang sulit bagi Ring 1 prabowo untuk tidak membuka rahasia itu, karena bom waktu itupun pasti akan meledak pada saatnya, lalu seperti ada strategi diantara mereka menghembuskan issue adanya Poros ke 3 yang di maksudkan adalah kelompok2 yang anti jokowi tapi tidak patuh kepada prabowo dan kelompok itu sangat dekat dengan Islam.

Issue yang di lontarkan oleh konon salah satu tokoh ring 1 yaitu ZWJ membuat kemarahan para pendukung militan 02 dan Para Ulama-ulama 212.

Issue ini dihembuskan dengan tujuan menurunkan tensi kelompok-kelompok itu karena narasi yang dibuat menciptakan opini di masyarakat polos agar tidak membuat kegaduhan atas rencana rekonsiliasi atau bisa dikatakan pertemuan antara Prabowo dan jokowi. Ditambah lagi ditakut-takuti bahwa kelompok ini akan berhadapan dengan petugas aparat keamanan karena bukan dari bagian pendukung Prabowo.

Bahkan JSP ikut-ikutan menuding bahwa Relawan-relawan menginginkan Prabowo menjadi Presiden tetapi hanya hanya patuh kepada Imam Besar HA ER ES. 
Kejam kali klean !!!

Pa JSP.. Anda salah pak.. Totaly Wrong man!!! Prabowolah yang mendatangi Imam Besar untuk mendapat dukungan dari Umat islam 212 atau Umat Islam dibawah Pimpinan. 

IB HAER ES karena kalian sudah tidak mungkin mendapatkan dukungan dari NU. Dan Ijtima Ulama itulah forum dimana Jamaahnya wajib mengikuti Keputusan musyawarah para Ulama. Sungguh terlalu bapak JSP… Teganya membolak-balikan fakta ini seolah betul-betul kami mendewakan Prabowo.

Anda mengatakan para relawan tidak berdemo untuk membebaskan tokoh-tokoh dan Ulama-ulama yang ditahan, hanya bisa meminta Prabowo membebaskannya.

Pak JSP… Anda naif sekali.. Ini adalah prilaku penguasa kepada rakyatnya yang tidak adil dalam kontestasi politik yaitu antara Prabowo yang kami dukung dan Jokowi sebagai penguasa… Dan sudah seharusnya jajaran Prabowo mem-backup dengan baik atas kasus kasus hukum yang menjerat para pendukungnya sebagai yang memiliki kapasitas. Lalu kenapa anda merengek meminta rakyat berdemo setiap hari? Anda pikir kita semua ngga kerja cari nafkah? Anda pikir kami pengangguran? Anda pikir kami buzzer bayaran? Anda penah bayar kami ngga?

Pak JSP… Ketika Ulama kami manarik mandat dukungan… ya selesai. Anda mau apa kira-kira? menegaskan lagi kami adalah poros ke 3? mending kita brantem aja kuy..

Pada Akhirnya kalimat yang di tunggu-tunggu Jokowi sampe kebawa mimpi datang juga.. Like Dreams come true bagi Jokowi dan jajarannya,…Prabowo memberi Selamat kepada Jokowi sebagai presiden terpilih.

Di tempat Lain… Sandiaga Uno hadir di acara GMI besutan panitia yang tentunya telah berkolaborasi antara 01 dan 02 terutama anak2 muda untuk guyub..dan bersatu kembali. Seolah semua sudah di Rencanakan matang sebelum esok hari yang konon ada acara Pidato kemenangan Jokowi.

Seolah semua kejadian hari ini melupakan seketika cacian, hinaan kepada Islam, penistaan-penistaan agama, pelecehan dan persekusi ulama-ulama dan tokoh-tokoh 02, ditambah lagi 700 lebih Korban KPPS dan 9 orang korban penembakan oknum di Petamburan, yang kesemuanya itu demi memperjuangkan Keadilan, Kejujuran dalam demokrasi. Melupakan seketika tanah kubur yang masih basah dan tangisan keluarga korban.

Hey bro….ngga semudah itu menyembuhkan luka sayat yang teramat dalam. Luka itu belum sembuh dan mungkin tak akan pernah bisa sembuh jika cara mengobatinya salah.

Apakah Rekonsiliasi atau Islah adalah jalan satu2nya agar Bersatunya anak bangsa?

Jika Iya maka singkirkanlah masalah besar bangsa ini yang membuat kita semua terbelah, apa masalah itu? Adalah upaya mendeskreditkan Islam atau kelompok islam. Upaya memusuhi bagi kelompok yang mengkritik kebijakan penguasa yang tidak pro rakyat yang mayoritas Muslim ini.

Kalau kita flash back… Pertengkaran ini dimulai sejak penistaan terhadap agama oleh Ahok dan di bela mati-matian oleh jajaran penguasa!! Okey…. Nah..sudah fokus kepada ini aja… Singkirkan oknum-oknum yang membela penista agama dan bangsa ini akan bersatu kembali dan Maju pesat sapapun pemimpinnya. 

Karena selama oknum-oknum ini kalian pelihara dan kasih makan enak..selama itu pula tidak akan ada kedamaian di negeri ini, apalagi ditambah periodenya. No way broo. Ini enggak sesederhana selfi memakai sempak merah.

The only way out is … Lepaskan seluruh tawanan perang, kembalikan Imam besar kami, bebaskan Ulama dan tokoh-tokoh dari penjara krn politik, dan akui kesalahan kalian telah melakukan penghinaan, persekusi, dll. Momen saling memafkan itu akan menjadi Islah yang mungkin paling Luar biasa sepanjang sejarah. Namun apakah kalian akan meminta maaf? Itu intinya.

Bola Islah itu ada dikalian bukan di kami, karena kalian penguasa yang bisa melakukan aa saja dan kami adalah rakyat yang menajdi korbannya penindasan.

Kalau Rekonsiliasi / Islah ini tidak menjadi jalan satu-satunya maka buat apa?

Yaa sudah apa mau dikata…Akhirnya Stempel Kelurahan itu diberikan dari Prabowo ke Jokowi. Legitimasi yang di bangun oleh masyarakat dengan penuh pengorbanan harta dan nyawa itu, seketika diserahkan, seperti Nagasaki dan Hiroshima di Bom Nuklir oleh Amerika, maka seluruh negara di bawah penguasaan Jepang mundur menyerah tanpa syarat dan pulang dengan kepala tertunduk.

Jika mengambil hasil survey dari yang katannya 60% pendukung 02 sudah menerima hasil MK, maka saya bisa menegaskan Survey itu adalah bodong. Yang benar adalah paling tidak 60% pendukung 02 militan telah meyatakan selamat tinggal Prabowo-Sandi. Dan 40% nya lagi mengatakan Separuh aku telah pergi.

Separuh aku masih ber Husnudzon kepada Prabowo-Sandi atas apa yang akan terjadi kedepan, kenapa?

Pertemuan Hari ini adalah hanya Panggung depan. Belum ada deal-deal dan kesepakatan apapun yang nanti akan digarap di belakang panggung. Lalu bagaimana dengan penonton yang tinggal separuh pergi ?

Mereka masih menyimpan harapan loh. Mungkin sebagian orang belum mengetahui, yaitu masih ada Sidang MA yang akan digelar dalam waktu dekat yaitu sidang pelanggaran pemilu TSM yang diharapkan akan terbukti di sini dan juga berharap seluruh tawanan perang dibebaskan tanpa syarat.

Pa Prabowo-Sandi …kini 85 Juta rakyat pendukung Bapak paling tidak separuhnya tidak peduli lagi apa yang akan terjadi pada negara ini kedepan dalam periode kepemimpinan Jokowi yang entah di dalamnya nanti masuk bergabungnya orang2 bapak.

Perlu bapak ingat. Sebagian besar pendukung bapak adalah orang-orang cerdas berpendidikan,taat dalam beragama, berstatus sosial yang cukup baik. Sulit memang mengatur orang-orang yang cerdas pak, dibanding disana yang mudah sekali diatur.

Ini memang Anti klimaks, namun keputusan pahit bapak ini tetap membuat hidup kita normal kedepannya, bekerja mencari nafkah dan bekegiatan sosial membantu saudara-saudara kita yang kesulitan dll, tanpa keluhan yang berarti. Tentunya berbeda dengan disana, karena kami Berakhlaqul Kharimah InsyaAllah.

Pesan Ulama kami adalah… tetap fokus pada perjuangan umat Islam, Menegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar Siapapun Pemimpinnya dan apapun tantangannya.

Separuh aku memang pergi…
tapi Allah SWT sepenuhnya menguasai Jiwa ini.

-PR-

Pak Raden

Related posts

Rizieq Shihab, Facebook, dan Saya

host

Jangan Pernah Minder

host

Hafal Quran 30 Juz dan Hadits Tak Jamin Manusia Mendapat Hidayah Memeluk Islam

host

Salah Alamat

host

PIDATO TERAKHIR PRESIDEN MURSI DALAM PERSIDANGAN

host

Selamat Tinggal Pak Prabowo

host

Leave a Comment