Polda NTT Sidik Penyebab KM Putri Sakinah Tenggelam di Labuan Bajo

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 20:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Publikata.com | Labuan Bajo – Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Polres Manggarai Barat mendalami kasus tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional (TN) Komodo. Proses penyidikan kini memasuki tahap analisis dan evaluasi (anev) guna memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, menyatakan penyidik Satreskrim dan Satpolairud Polres Manggarai Barat telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang berada di kapal saat kejadian.

“Penyidikan difokuskan pada dugaan kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia. Penyidik telah mengumpulkan keterangan saksi serta dokumen pendukung sebagai bagian dari alat bukti,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Jumat (2/1/2026).

Ia menambahkan para saksi yang diperiksa terdiri dari awak kapal serta pihak yang terlibat langsung dalam operasional pelayaran dan pelayanan wisata.

Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui secara rinci tanggung jawab masing-masing pihak selama pelayaran, termasuk aspek pengendalian kapal, kondisi mesin, hingga prosedur keselamatan saat keadaan darurat.

Selain keterangan saksi, lanjut dia, penyidik juga telah mengantongi alat bukti. Alat bukti tersebut akan dianalisis secara menyeluruh sebelum dilakukan penetapan status hukum lebih lanjut.

“Proses ini dilakukan secara profesional dan objektif, penetapan tersangka akan dilakukan setelah penyidik memiliki alat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Polda NTT melalui Polres Manggarai Barat, pada Jumat merencanakan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap sejumlah pihak terkait.

Penyidik juga akan melakukan penyitaan dokumen kapal dan menyiapkan bahan gelar perkara sebagai tahapan penting dalam proses penyidikan.

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi korban serta keluarga, sekaligus menjadi langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang di kawasan wisata bahari.

“Keselamatan pelayaran adalah hal utama. Kami berharap proses hukum ini menjadi pembelajaran bersama bagi seluruh pelaku usaha wisata laut agar selalu mengutamakan aspek keselamatan di atas segalanya,” katanya.

Polda NTT memastikan akan menyampaikan perkembangan penyidikan secara terbuka dan transparan kepada publik sesuai dengan tahapan hukum yang berlaku.

Sebelumnya, sebanyak enam wisatawan berkewarganegaraan Spanyol menjadi korban insiden kapal tenggelam di perairan Pulau Padar. Korban diketahui merupakan pelatih Tim B sepak bola wanita Valencia, Martin Carreras Fernando bersama istri dan empat anaknya.

Hingga pencariaan hari kedelapan, Martin Carreras Fernando dan dua anaknya belum ditemukan. Satu korban anak berjenis kelamin perempuan meninggal ditemukan pada Senin (29/12/2025), sementara istri dan seorang anak Martin Carreras Fernando dinyatakan selamat bersama empat orang anak buah kapal (ABK) termasuk nakhoda kapal dan seorang pemandu wisata.

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Penulis : Gecio Viana

Editor : Hatol

Berita Terkait

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN
Siswa Alami Mual dan Muntah, Sekolah di Kuwus-Mabar Tolak MBG Hari Ini
Konflik Tanah Menjerite Berkepanjangan, Ketua FP2K NTT Desak Kapolres Mabar Jadikan Itu Agenda Prioritas
Tim SAR Temukan Korban Terakhir Bencana Longsor di Desa Goreng Meni-Matim
DPR RI Buat Keputusan Mendadak, Orang Manggarai ‘Gagal’ Jadi Hakim MK
Tim SAR Temukan Satu Korban Tanah Longsor di Desa Goreng Meni-Matim
Cuaca di Mabar Tiga Hari ke Depan Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang
PGWI Labuan Bajo Resmi Daftar ke Pemkab Manggarai Barat

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:11 WITA

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:37 WITA

Siswa Alami Mual dan Muntah, Sekolah di Kuwus-Mabar Tolak MBG Hari Ini

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:21 WITA

Konflik Tanah Menjerite Berkepanjangan, Ketua FP2K NTT Desak Kapolres Mabar Jadikan Itu Agenda Prioritas

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:59 WITA

Tim SAR Temukan Korban Terakhir Bencana Longsor di Desa Goreng Meni-Matim

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:03 WITA

DPR RI Buat Keputusan Mendadak, Orang Manggarai ‘Gagal’ Jadi Hakim MK

Berita Terbaru

Nasional

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN

Senin, 9 Feb 2026 - 18:11 WITA