Publikata.com | Labuan Bajo : Tim SAR gabungan dalam pencarian hari kesepuluh kembali menemukan serpihan kapal dan alat pemadam api ringan (Apar) diduga milik KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (26/12/2025) lalu.
“Serpihan kapal dan tabung Apar kami temukan di perairan Pulau Serai,” kata Kepala Kantor Basarnas Maumere Fathur Rahman dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Minggu (4/1/2026).
Serpihan kapal dan tabung Apar itu ditemukan pada koordinat 8°37’30″S 119°36’44″E atau berjarak 0.31 nautical mile dari lokasi kejadian.
Sebelumnya, pada Minggu pagi Tim SAR gabungan menemukan jenazah satu korban meninggal di antara perairan Pulau Rinca dan Pulau Serai. Korban terindentifikasi merupakan pelatih Tim B sepak bola wanita Valencia, Martin Carreras Fernando (44).
Tim SAR gabungan selanjutnya melakukan pencarian menggunakan alat utama kapal cepat GT-01 yang dilengkapi sonar system melaksanakan pencarian sesi II dengan metode penyisiran diatas permukaan air untuk mencari obyek bawah laut yang dicurigai serpihan atau bangkai kapal.
“Area pencarian sekitar utara Pulau Serai sampai dengan 16.00 Wita tim penyisiran yang menggunakan sonar system tidak menemukan (nihil) tanda-tanda penemuan serpihan kapal dan obyek yg dicurigai bangkai kapal KM Putri Sakinah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Tim SAR gabungan juga melakukan pencarian dengan metode penyelaman dengan menurunkan dua orang penyelam dari alat utama RIB Polairud Polda NTT pada area pencarian dengan koordinat 8°37’58.926″S 119°36’47.232″E.
“Hasil pencarian dengan metode penyelaman nihil,” katanya.
Sebelumnya, Kantor Basarnas Maumere menyatakan berdasarkan hasil identifikasi dari kepolisian dan RSUD Komodo, satu jenazah yang ditemukan di antara perairan Pulau Rinca dan Pulau Serai, Taman Nasional Komodo merupakan pelatih Tim B sepak bola wanita Valencia, Martin Carreras Fernando.
“Betul itu adalah salah satu dari korban KM Putri Sakinah yang tenggelam pada Jumat (26/12/2025),” kata Kepala Kantor Basarnas Maumere Fathur Rahman.
Ia menambahkan jenazah korban berkewarganegaraan Spanyol itu saat ini berada di RSUD Komodo.
“Selanjutnya tim kembali melaksanakan pencarian sesuai rencana dan titik terakhir yang ditemukan korban,” ungkapnya.
Usai ditemukannya korban, Tim SAR gabungan masih mencari dua korban lainnya yang masih dilaporkan hilang dalam insiden kecelakaan kapal tersebut.
Pencarian dilakukan dengan mengerahkan sebanyak 17 alat utama (alut) di sekitar lokasi kejadian yakni di perairan Pulau Padar.
“Untuk metode masih melakukan penyisiran sesuai dengan arah arus permukaan yang menuju daerah tersebut dan penyelaman masih juga tetap dilakukan oleh Tim SAR gabungan termasuk menggunakan sonar system, tim sonar system tetap berjalan seperti kemarin,” katanya.
Sebelumnya, Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah yang diduga kuat merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol, korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.
Peristiwa kecelakaan kapal wisata tersebut terjadi pada 26 Desember 2025 lalu.
Memasuki hari kesepuluh operasi pencarian, Tim SAR gabungan mengerahkan kekuatan penuh dengan melakukan penyisiran laut dan pulau-pulau terdekat, penurunan sonar, hingga operasi penyelaman terfokus.
Penulis : Gecio Viana
Editor : Hatol






