Jejak-jejak Kontroversial Presiden Prancis; Dari Musuh Islam Hingga Nikahi Janda 3 Anak

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kisah Cinta Macron dan Brigitte

Ilustrasi Kisah Cinta Macron dan Brigitte

Publikata.com, Presiden Prancis, Emmanuel Macron seringkali dicap sebagai pribadi yang penuh kontroversi.

Label tersebut bukan tanpa alasan. Dalam beberapa kesempatan, Presiden Macron acap kali melontarkan pernyatan yang ‘tidak pantas’  dan kebijakan yang menimbulkan gejolak di ruang publik.

Dicap Sebagai Presiden Anti Islam

Umat Islam Prancis menuduh Macron sebagai seorang yang anti islam. Peryataan ini lahir dari kemarahan umat islam terhadap pernyataan maupun kebijakan Presiden Macron yang dinilai diskriminatif dan islamphobia.

Ada beberapa pernyatan Macron yang memicu kemarahan Umat Islam Prancis. Mulai dari penilaiannya terhadap Islam sebagai agama yang mengalami krisis di seluruh dunia, membela seorang guru yang membuat kariktur Nabi Muhamad di Majalah Charlie Hebdo, Larangan memakai jilbab untuk anak perempuan di bawah 15 tahun, dan Pembubaran beberapa komunitas islam di Prancis.

Selain cara pandanganya terhadap komunitas muslim di Prancis, beberapa kebijakan Presiden Macron juga menimbulkan kemarahan publik luas.

Pada Tahun 2023, Macron menerbitkan kebijakan menaikan batas minimal usia pensiun dari 62 tahun ke 64 tahun yang memicu protes besaran-besaran dari serikat pekerja.

Kisah Cinta Tak Biasa Emmanuel Macron

Macron mungkin lebih tepat dikenal sebagai pribadi yang besar dengan kontrovesi. Bukan hanya di ruang publik sebagai pejabat tetapi di ruang privat sebagai pribadi juga tidak luput jadi bahan cemohan orang.

Jalinan asmaranya Macron dan Brigitte, istrinya sekarang juga berjalan dengan penuh kontroversi, cibiran dan penolakan.

Seperti diketahui, Emmanuel Macron menikahi mantan guru teaternya sendiri yang berstatus sebagai janda 3 anak dan 7 cucu pada Tahun 2007.

Sebelum nikah dengan Macron, Brigitte pernah menikah dengan seorang bankir bernama  Andre Louise Auziere.

Macron mulai menaksir Brigitte saat keduanya berada dalam satu atap, di SMA Katolik La Providence di Kota Amiens, Prancis Utara pada Tahun 1990-an.

Saat itu, Macron adalah seorang murid dengan usia 15 tahun dan Brigitte adalah guru teaternya berusia 39 tahun.  Brigitte lahir April Tahun 1953 dan Macron lahir Desember 1977.

Di ruang kelas teater itulah ikatan emosional antara Macron dan Brigitte menyatu. Padahal saat itu, usia keduanya terpaut 20-an tahun.

Selain usia yang terpaut jauh, status Brigitte pada saat itu adalah istri orang dengan tiga orang anak menjadikan kisah cinta mereka dianggap ‘tidak biasa’.  Tak jarang Brigitte dituduh “cougar” (tanta girang) oleh publik.

Lucunya lagi, pada awalnya, orang tua Macron mengira bahwa dia berpacaran dengan salah satu dari anaknya Brigitte.

Setelah mengetahui kenyataan bahwa Macron memacari Brigitte yang berstatus istri orang, sebagai orang tua, mereka berusaha agar hal tersebut tidak berlanjut dengan mengirim Macron ke asrama di Paris, jauh dari Brigitte.

Usaha orang tua Macron untuk memisahkan dirinya dari Brigitte tak  membuahkan hasil apapun.

Cinta antara Macron dan Brigitte begitu kuat, tahan uji dari  penolakan dari orang tua Macron maupun dari anak-anak Brigitte sendiri.

Takdir dan cinta mengikat Macron dan Brigitte dengan kuat. Keduanya memutuskan menikah setelah satu tahun Brigitte cerai dari suami pertamanya.

Pernikahan keduanya berlangsung di Kota Le Touquet, 20 Oktober 2007 di sebuah kota pesisir di Prancis, tempat keluarga Brigitte memiliki Villa.

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Penulis : Hatol

Editor : Tim Editorial

Berita Terkait

DPR RI Buat Keputusan Mendadak, Orang Manggarai ‘Gagal’ Jadi Hakim MK
Cetak Kader Loyalis, LKK DPC PKB Manggarai Barat Gelar Pendidikan Kader
Kepemimpinan Charles Buat PSI Jauh Dari Rakyat, Riki Morgan: Butuh Nahkoda Baru
Ketua Fraksi Demokrat Manggarai Barat Apresiasi Pelaksanaan Aksi Damai Di Labuan Bajo
Mabar Salah Urus dan Banyak Dugaan Korupsi, Masyarakat Gelar Demonstrasi Besar
PKN Sebut DPRD Mabar Tidak Bermanfaat Padahal Terima 40-an Juta Per Bulan
PSI Mabar Gelar Konsolidasi, Semua Dapil Harus Miliki Kursi
Kapal Wisata Kandas di Batu Cina, Tim SAR Evakuasi 15 Korban ke Labuan Bajo

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:03 WITA

DPR RI Buat Keputusan Mendadak, Orang Manggarai ‘Gagal’ Jadi Hakim MK

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:23 WITA

Jejak-jejak Kontroversial Presiden Prancis; Dari Musuh Islam Hingga Nikahi Janda 3 Anak

Senin, 15 Desember 2025 - 19:12 WITA

Cetak Kader Loyalis, LKK DPC PKB Manggarai Barat Gelar Pendidikan Kader

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:38 WITA

Kepemimpinan Charles Buat PSI Jauh Dari Rakyat, Riki Morgan: Butuh Nahkoda Baru

Selasa, 2 September 2025 - 16:08 WITA

Ketua Fraksi Demokrat Manggarai Barat Apresiasi Pelaksanaan Aksi Damai Di Labuan Bajo

Berita Terbaru

Nasional

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN

Senin, 9 Feb 2026 - 18:11 WITA