Ganggu Kenyamanan dan Keselamatan, Warga Tuntut Penutupan Gudang CV SUNRISE

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Publikata.com, Labuan Bajo – Warga di sekitar Jalan Lamber Kape, Desa Gorontalo, mendesak pemerintah untuk menutup gudang milik CV SUNRISE yang diketahui milik warga Labuan Bajo. Gudang tersebut dinilai menimbulkan gangguan kenyamanan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Aktivitas bongkar muat di gudang tersebut disebut kerap memakan badan jalan. Kendaraan operasional yang terparkir di bahu jalan turut mempersempit ruang lalu lintas, sehingga menciptakan kondisi rawan kecelakaan, terutama saat aktivitas kendaraan sedang padat.

Alex, warga yang tinggal dekat lokasi, menyampaikan bahwa posisi gudang sangat tidak ideal. Menurutnya, lokasi yang terlalu dekat dengan badan jalan membuat setiap kegiatan bongkar muat langsung berdampak pada arus kendaraan yang melintas.

“Setiap kali ada truk bongkar muat, jalan hampir tertutup. Ini sangat berbahaya bagi pengendara. Lokasi gudangnya memang tidak cocok, terlalu mepet dengan jalan,” ujarnya, Kamis (11/12).

Selain gangguan keselamatan, aktivitas gudang juga dinilai mengganggu ketenangan warga. Kebisingan kendaraan saat bongkar muat, terutama pada pagi hari, membuat warga merasa terganggu dan sulit beristirahat.

“Pagi-pagi sudah ribut, kendaraan besar keluar masuk. Kami yang tinggal di sekitar sini jelas tidak nyaman,” tambah Alex.

Atas berbagai keluhan tersebut, warga meminta pemerintah desa dan pihak berwenang untuk melakukan peninjauan. Mereka mendesak agar gudang CV SUNRISE ditutup apabila terbukti melanggar aturan tata ruang atau mengancam keselamatan pengguna jalan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah dan pengelola CV SUNRISE belum memberikan tanggapan resmi.

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Penulis : Jupir

Editor : Tim Editorial

Berita Terkait

Siswa Alami Mual dan Muntah, Sekolah di Kuwus-Mabar Tolak MBG Hari Ini
Cerita PGWI DPW Labuan Bajo Menyusuri Geowisata Taman Indah Mangrove Teluk Terang
Konflik Tanah Menjerite Berkepanjangan, Ketua FP2K NTT Desak Kapolres Mabar Jadikan Itu Agenda Prioritas
Polres Mabar Tetapkan Dua Keponakan Jadi Tersangka Pembunuhan Paman
Wabup Matim Apresiasi Seluruh Pihak yang Membantu Penanganan Longsor
Tim SAR Temukan Korban Terakhir Bencana Longsor di Desa Goreng Meni-Matim
Cuaca di Mabar Tiga Hari ke Depan Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang
PGWI Labuan Bajo Resmi Daftar ke Pemkab Manggarai Barat

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:37 WITA

Siswa Alami Mual dan Muntah, Sekolah di Kuwus-Mabar Tolak MBG Hari Ini

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:21 WITA

Konflik Tanah Menjerite Berkepanjangan, Ketua FP2K NTT Desak Kapolres Mabar Jadikan Itu Agenda Prioritas

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:49 WITA

Polres Mabar Tetapkan Dua Keponakan Jadi Tersangka Pembunuhan Paman

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:25 WITA

Wabup Matim Apresiasi Seluruh Pihak yang Membantu Penanganan Longsor

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:59 WITA

Tim SAR Temukan Korban Terakhir Bencana Longsor di Desa Goreng Meni-Matim

Berita Terbaru

Nasional

Indonesia Juara Satu Jumlah Anak Bunuh Diri se-ASEAN

Senin, 9 Feb 2026 - 18:11 WITA