Agustus 21, 2019
publikata.com
EDUKASI EKONOMI POLITIK

Andai saya Jadi Prabowo!!!

Andai saya Jadi Prabowo!!!

Dulu, di akun lama dengan nama yang sama, yang sudah dihanguskan oleh fesbuk, saya berulangkali menulis tentang Pak Prabowo yang sudah selesai dengan urusan pribadinya. Beliau seorang pengusaha yang kaya-raya. Tajir-melintir. Hartanya tujuh-turunan, delapan tanjakan, bila perlu lengkap dengan sembilan tikunganpun ngga akan habis-habis.

Saya sampai berulangkali menyemprot pedas beberapa ekor cebong yang mengejek dan bilang kasihan kepada Pak Prabowo. (Lha, yang bilang kasihan sering update status jualan cilok!!!!)
Padahal Pak Prabowo beberapa kali maju jadi Cawapres dan Capres, murni karena keperdulian beliau akan nasib rakyat jelata dan masa depan Indonesia, termasuk nasib si Mbak Cilok.

Ok-lah. Lupakan ulah para Cebong. Pak Prabowo mau bagaimanapun akan tetap salah dimata mereka. Kita fokus sekarang tentang tujuan dan cita-cita Pak Prabowo untuk Indonesia.

Sekarang setelah beliau untuk kedua kalinya “dikalahkan” oleh Cafe-Yu dan EmKa, kemana langkahmu kedepan wahai Ksatria Berkuda?

Kalau tujuan anda masih sama. Untuk membantu rakyatmu yang mayoritas masih hidup susah, seperti itik-itik yang mati kehausan ditengah luasnya Danau Nusantara, sementara Penguasa Danau malah membiarkan kumpulan Naga-naga rakus menghisap habis air danau, dibantu beberapa itik burup rupa yang berkuasa dan merasa jadi angsa. Kesini Jenderal, saya akan bisikkan kepadamu RENCANA BESAR KITA !

Mulailah dengan BPN kita. Jadikan Badan Pemenangan Nasional jadi Bank Pembangunan Nasional. Dimana-mana kekuasaan itu hanya tunduk kepada uang. Ini rumus kuno, sederhana tapi kita sering lupa. Dengan uang (jeratan hutang kepada para sultan dan raja-raja), Kompeni dulu menjajah Nusantara kita. Di jaman modern ini, dengan uang (jeratan hutang kepada Negara Berkembang), Amerika dan China juga menguasai Dunia.

Sekali lagi ayo jadikan Badan Pemenangan Nasional jadi Bank Pembangunan Nasional, tujuannya sama : MENYELAMATKAN INDONESIA.

Pak Prabowo, anda memiliki modal yang sangat besar.

Para pendukung militan yang tersebar di seluruh Indonesia. Ayo pimpin 200 juta lebih (maaf, sampai sekarang saya tetap tidak percaya hitungan Cafe-Yu. Silahkan saya dilaporkan Yus…) pendukungmu untuk “merebut” Indonesia kita lewat jalur ekonomi. Tidak perlu revolusi, apalagi berdarah-darah. Cukup gunakan otak sehat (satu-satunya yang tidak dimiliki rezim sekarang).

Buat BPN dan ajak semua pendukungmu memindahkan uang mereka kesana (analisa saya pendukung Prabowo menguasai 68 persen kekayaan dan uang yang beredar di Indonesia saat ini). Abra-kadabra, Indonesia ditangan kita. Ayo mulai bantu dan bangun ekonomi rakyat dan umat.

Untuk rakyat, mari bergerak, khususnya masyarakat di Sumatera, Jawa Barat, Kalimantan dan Sulawesi serta wilayah-wilayah lain yang menjadi kantong-kantong suara pendukung Pak Prabowo. Biarkan Jawa Tengah berkhidmat dengan kemiskinan mereka. Biarkanlah Banser di Jawa Timur berkoar-koar merasa paling Bhinneka Tunggal Ika. Biarkanlah Papua tetap sibuk dengan rencana mereka untuk merdeka. Biarkanlah Bali tetap jadi tempat wisata (Ngga nyambung sih…). Biarkan NTT melegalkan minuman keras sophia. Mungkin saja mereka-mereka pemuja fanatik rezim sekarang perlu mabuk untuk melupakan pahitnya kenyataan.

Sekali lagi, tidak perlu jadi penguasa (apalagi cuma jadi boneka) untuk membantu rakyat Indonesia. 

Pak Prabowo, anda sudah memiliki tangga. Pertanyaannya : Apakah anda berani melangkah?

Atau tetap merasa lebih nyaman main presiden-presidenan sambil menunggang kuda di Hambalang ?

oleh: Azwar Siregar

#TirikYaluk

Note :
Siap di bully 😊

 

Related posts

Sinyal Paman Sam Dukung Prabowo

host

PERLAWANAN SUNYI MURSI

host

Sikap Saya Terhadap Keputusan Mahkamah Konstitusi

host

Garuda Menangis

host

Separuh Aku Pergi

host

Di Jakarta, Dinar dan Dirham Alat Pembayaran Sah De Facto

host

Leave a Comment